Hello Neighbors!

Di blog kali ini minkan mau ngajakin neighbors sekalian buat berkenalan dengan salah satu Cook di Kokikan yang ahli dalam membuat dessert pudding. Penasaran kan Neighbors? Kita mulai aja yuk berkenalan dengan Ibu Maya sekalian melihat segar dan manisnya dessert puddingnya.

Membuat dessert adalah passion saya

Maya Widya adalah salah satu Cook Kokikan di Apartment Belleza. Maya yang mempunyai hobi memasak sejak lama, menemukan passion yang lebih besar yaitu membuat pudding. Maya yang baru 1 tahun belakangan mendalami belajar membuat pudding, merasa sangat tertarik menciptakan variasi rasa baru untuk puddingnya.

Mendapat dukungan dari keluarga dan teman terdekat untuk bejualan

Setelah mengenal dan belajar lebih dalam tentang cara membuat pudding, Maya yang awalnya ragu untuk bejualan, mendapat dukungan dari orang sekitar. Awalnya Maya suka membagikan pudding buatannya kepada keluarga dan teman terdekat. Merekalah yang mendorong Maya untuk coba menjual pudding buatannya. Dan akhirnya Maya mencoba menjual puddingnya melalu bantuan media sosial seperti WhatsApp dan Instagram. Hasilnya juga lumayan, karena tidak hanya tampilan pudding yang sangat menarik, tapi rasa enak menjadikan Maya mendaptkan beberapa pelanggan dari sosial media.

Mulai mengenal Kokikan dan tidak ragu mencobanya

Maya yang masih berjualan menggunakan media sosial, kadang mendapatkan kendala seperti trik promosi, atau customer yang hanya berasal dari contact media sosial. Kemudian dia mendapat info kalau Kokikan telah hadir di Apartment tempatnya tinggal. Aplikasi jual beli makanan rumahan ke tetangga, sudah pasti sangat menarik perhatian Maya. Kemudian Maya mencoba download, mempelajari dan mendaftar sebagai Cook di Kokikan. Proses registrasi yang praktis dan gratis, membuat Maya tak ragu mencoba ingin berjualan di Kokikan.

Kokikan, mendukung usaha tetangga

Setelah mendaftar menjadi Cook di Kokikan, Maya mencoba menjual puddingnya. Proses jual dan withdraw yang mudah membuat Maya makin betah menggunakan aplikasi Kokikan. Sampai sekarang Maya sudah 3 bulan menggunakan Kokikan. Selain karena proses yang mudah, konsep neighborhood yang dianggap unik menjadi daya tarik sendiri untuk Kokikan. "Kokikan bagus, bisa untuk saling mendukung usaha kuliner tetangga" kata Maya sewaktu ditanya bagaimana pendapatnya selama menggunakan aplikasi Kokikan.

Semoga lebih banyak yang bergabung dengan Kokikan

Maya juga memberikan harapannya yaitu "Semoga Kokikan semakin banyak usernya sehingga banyak juga yang order ke saya". Maya tentu ingin melebarkan sayapnya dalam berjualan ke siapa saja yang belum mengenal pudding buatannya. Dan menurutnya dengan Kokikan ini dapat membantunya berjualan, ke para tenant apartment neighborhood dia.

Jadi bagaimana Neighbors sudah penasaran mencoba pudding rumahan dari Cook Maya? Atau Neighbors penasaran dengan makanan apa saja yang dijual tetangga Neighbors? Atau mungkin Neighbors juga igin mencoba berjualan hasil masakan Neighbors? Cukup dengan download aplikasi kami di App Store atau Google Play. Jangan lupa untuk selalu mengikuti konten kami di BlogYoutubeInstagramTiktokFacebook kami.

Bye Neighbors!

Hello Neighbors

Di blog yang lalu Minkan sudah mengajak Neighbors sekalian untuk mengetahui apa kata mereka para Cook tentang Kokikan. Nah kali ini Minkan ingin ajakin Neighbors buat lebih mengenal Kokikan lagi, dengan mencari tahu apa kata mereka tentang Kokikan (User edition). Kita mulai yuk.

Rindu dengan hangatnya makanan rumahan.

Bagi seorang business man yang tinggal sendirian seperti William, pastilah sangat sulit untuk mendapatkan makanan rumahan. William yang lebih sering memesan makanan siap saji mengatakan dengan adanya Kokikan dia dapat melepaskan rasa rindunya terhadap makanan rumahan. "Untuk perantauan seperti saya yang terkadang bosan dengan makanan restaurant dan siap saji, Kokikan menjadi alternatif yang sangat praktis jika saya ingin menikmati makanan rumahan" ucap William saat diwawancarai team kami. William juga mengatakan "kimchi fried rice hasil masakan dari salah satu Cook di apartment saya, itu favorit saya".

Pilihan menu yang beragam dan berubah tiap harinya.

Melanjutkan pembahasan kata mereka tentang Kokikan user edition, kali ini minkan berkesempatan mewawancari salah satu User dari apartment Belleza. Vivi yang sudah mencoba aplikasi Kokikan selama kurang lebih 3 bulan, mengakui aplikasi Kokikan adalah aplikasi pesan makanan secara online favorit dia sekarang ini. Sebagai perantau dan juga pekerja di kota besar ini, Vivi mengaku lebih sering memesan makanan secara online. "Pertama kali mencoba aplikasi Kokikan, saya sangat kagum karena menu pilihannya banyak dan juga berubah tiap harinya" kata Vivi. Pilihan menu yang bervariasi membuat Vivi makin sering memesan makanan dari Kokikan. "Pizza, gimbap, ramen, ayam geprek, puding, dan banyak lagi yang sudah saya cobain pesan di aplikasi ini" ucap Vivi.

Support dan lebih akrab dengan tetangga sendiri lewat makanan.

Ibu Dewi adalah seorang tenant di Apartment Botanica, bercerita kepada Minkan kalau Kokikan membantu beliau untuk lebih mengenal tetangganya para tenant apartment. Awalnya Ibu Dewi mencoba aplikasi Kokikan karena ingin mendukung temannya yang bergabung menjadi Cook di Kokikan. Ternyata selain temannya, Ibu Dewi juga melihat banyak Cook di Kokikan yang menjual menu makanan rumahan yang sangat menarik, menjadikan Ibu Dewi rajin memesan makanan lewat Kokikan. "Selama tinggal di Apartment saya cuma mempunyai satu dua orang kenalan. Tetapi dengan Kokikan saya bisa mengenal dan berinteraksi juga dengan tetangga yang belum saya kenal sebelumnya" kata Ibu Dewi. Selain itu Ibu Dewi juga mengakui makanan yang ada di Kokikan sangat menarik dan enak.

Jadi itulah Neighbors beberapa curhatan User Kokikan yang mau berbagi kisah mereka selama memakai aplikasi Kokikan. Kata mereka tentang Kokikan user edition akan balik lagi di blog berikutnya yah. Apakah Neighbors tertarik mencoba makanan tetangga juga? Cukup dengan download aplikasi kami di App Store atau Google Play. Jangan lupa untuk selalu mengikuti konten kami di BlogYoutubeInstagramTiktokFacebook kami.

Bye Neighbors

Hello Neighbors!!

Minkan yakin Neighbors sekalian sudah tahu tentang Kokikan bukan? Nah di blog kali ini Minkan ingin mengajak Neighbors mengenal Kokikan lebih dalam lewat fitur apa saja yang ada di Kokikan. Banyaknya fitur yang akan membuat Neighbors makin betah menggunakan aplikasi Kokikan. Kita mulai saja yuk mengenal fitur yang ada di Kokikan.

Feature Neighborhood

Fitur neighborhood di Kokikan menghubungkan penjual dengan calon pembeli di sekitarnya. Neighbors sebagai Cook dapat menjual hasil masakan mereka kepada User yang berada di neighborhood yang sama. Untuk sekarang sistem neighborhood di Kokikan menggunakan sistem Apartment, tapi dalam waktu dekat akan kami perluas ke sisterm perumahan.

Feature Food Description

Fitur food description yang membantu Cook dalam menjelaskan makanan yang mereka masak dan jual. Selain itu, fitur ini juga membantu para User dalam memilih makanan yang akan mereka beli. Jadi sudah gak ada lagi yang namanya User salah beli, karena dengan fitur ini deskripsi makanan sudah sangat jelas.

Feature Eat Now

Fitur berikutnya yang ada di Kokikan adalah fitur Eat Now. Di mana para Cook akan memasak dan menyiapkan langsung makanan yang dipesan oleh User. Cook juga diberikan kebebasan untuk memilih start dan end time untuk menu yang akan dijual dalam fitur eat now. Para User bisa membeli makanan dan langsung dimasak oleh Cook selama periode jam tersebut.

Feature Pre-Order

Selain fitur eat now, Kokikan juga memiliki fitur pre-order. Di mana para Cook bisa memasukkan menu yang ingin mereka jual dari besok sampai 4 minggu ke depan. Para User juga sudah bisa memesan menu pre-order tersebut.

Feature On Demand Food

Fitur berikutnya adalah fitur on demand food, di mana User bisa merequest langsung makanan yang mereka inginkan kepada Cook. Selain bisa request menu makanan, User juga bisa request untuk delivery kapan dan berapa porsi. Sangat menarik bukan neighbors?

Feature Liked Food

Dengan fitur liked food ini, User dapat menyimpan menu makanan yang menjadi wishlist ataupun favorit mereka. Jadi tidak usah lagi repot scroll ke bawah untuk mencari menu yang Neighbors mau, cukup like food saja, maka menu favorit Neighbors akan masuk ke Like Page.

Feature Active Inactive Food

Fitur selanjutnya adalah feature active inactive food, di mana fitur ini dapat digunakan oleh Cook yang sedang ingin menunda penjualan menu makanan yang dipilih. Jadi tidak usah repot hapus dan upload ulang lagi foto menu makanan yang ingin dijual. Cukup dengan pilihan inactive, maka menu makanan tersebut tidak akan muncul di page User. Dan jika Cook ingin menjual menu tersebut lagi, cukup menekan tombol active food saja.

Itulah beberapa fitur yang ada di Kokikan untuk sekarang ini, menarik sekali kan Neighbors? Penasaran ingin coba juga? Cukup dengan download aplikasi kami di App Store atau Google Play. Selain itu Kokikan juga masih terus berinovasi menghadirkan fitur lain yang pasti berguna untuk para Cook dan User kami. Sekian dulu blog dari Minkan kali ini yah Neighbors. Jangan lupa untuk selalu mengikuti konten kami di BlogYoutubeInstagramTiktokFacebook kami.

Bye Neighbors!!

Hello Neighbors

Apa yah kata mereka tentang Kokikan, penasaran gak nih Neighbors? Di blog kali ini minkan ingin ngajak neighbors buat kenalan dengan para Cook di Kokikan. Mereka akan berbagi pengalaman selama menggunakan Kokikan untuk Neighbors. Yuk kita cari tahu apa kata mereka tentang Kokikan.

Kokikan membantu saya memperbanyak customer

Pembahasan kata mereka tentang Kokikan akan diawali dengan Cook Shelly, yang sudah bergabung dengan Kokikan selama 4bulan. Sebelumnya Cook Shelly sudah pernah berjualan melalui status sosial media. Dan setelah mengetahui adanya aplikasi Kokikan di Apartment Botanica, Apartment tempat dia tinggal, dia tidak ragu untuk mencobanya.

Salah satu manfaat terbesar yang Cook Shelly rasakan adalah mendapatkan banyak customer baru. "Sebelumnya yang membeli masakan saya adalah teman dan keluarga, tapi sekarang saya bisa jualan ke siapa saja yang ada di apartment saya" kata Cook Shelly. Dengan begitu pendapatan yang dihasilkan Cook Shelly juga jadi bertambah.

Kokikan juga membuat Cook Shelly jadi makin banyak bereksperimen dalam mencoba berbagai masakan. Sekarang varian menu yang dimasak Cook Shelly bukan hanya asian food tapi juga mencoba western dan yang lainnya.

Mendapatkan cuan selagi menyalurkan hobi

Sekarang neighbors akan berkenalan dengan Cook Kokikan yang ada di Apartment Taman Anggrek, Cook Nita Dewi. Berbeda dengan Cook Shelly yang sudah berpengalaman dalam berjualan makanan, Cook Nita belum pernah berjualan sebelum bergabung dengan Kokikan. Cook Nita yang mempunyai hobi baking, sangat ingin berjualan dari dulu, tapi ia masih merasa ragu dan belum percaya diri.

Setelah dikenalkan dengan aplikasi Kokikan, Cook Nita mencoba peruntungan dengan menjual beberapa pastry yang dibuatnya. Alhasil, banyak tetangga yang ingin mencoba bahkan mengorder ulang. Kata Cook Nita, tiap dia buka PO, selalu saja habis dengan pesanan dari tetangga.

Kokikan membuat Cook Nita menjadi percaya diri untuk jualan. "Saya tidak menyangka orang-orang mau membeli pastry saya, karena awalnya saya ragu, apalagi jika bersaing dengan bakery yang terkenal" ucap Cook Nita. Mempunyai banyak orderan tidak membuat Cook Nita berhenti untuk belajar lebih banyak lagi tentang pastry. Karena menurutnya melakukan hobi sambil belajar dan mendpatkan penghasilan adalah satu hal yang membahagiakan bagi dia.

Sudah tidak bingung lagi dengan promosi

Melanjutkan interview kata mereka tentang Kokikan, dan masih dari Apartment Botanica, kali ini Kokikan berkesempatan mewawancarai Cook Ji-Yoo. Asli dari Korea, Cook Ji-Yoo mengatakan kendala dia dalam berjualan adalah promosi. Karena Cook Ji-Yoo mempunyai sedikit teman, dan tidak begitu aktiv di sosial media, membuatnya kesulitan dalam mempromosikan hasil masakannya.

Saat mengetahui Kokikan sudah ada di apartment Botanica, Cook Ji-Yoo segera bergabung. "I joined Kokikan for the first time, and got a customer immediately" kata Cook Ji-Yoo. Sekarang Cook Ji-Yoo sudah tidak perlu bingung lagi dengan promosi, karena di Kokikan hanya dengan post foto hasil masakannya, maka langsung bisa untuk jualan juga.

Speciality Cook Ji-Yoo adalah korean food, membuatnya makin terkenal di neighborhood Botanica, karena para tenant langsung bisa merasakan korean food yang dimasakkan langsung oleh orang korea.

Itulah beberapa interview kata mereka tentang Kokikan bersama para Cook Kokikan. Dan akan ada beberapa part dari Cook yang lainnya lagi, tunggu di Blog kami selanjutnya yah. Gimana Neighbors sudah tertarik bergabung menjadi Cook di Kokikan? Cukup dengan download aplikasi kami di App Store atau Google Play. Jangan lupa untuk selalu mengikuti konten kami di Blog, Youtube, Instagram, Tiktok, Facebook kami.

Bye Neighbors!!

Coffee lover perlu mengetahui perbedaan antara latte dan mocha, Italian atau Americano. Berikut kami ulas kata-kata terbaik untuk coffee lover.

Jadi kata-kata apa yang harus Anda ketahui jika Anda ingin menjadi pemegang konsesi kopi? Bagaimana Anda bisa memilih dengan baik jika Anda membeli hadiah kopi untuk seorang teman?

Ini adalah beberapa kata kopi yang paling penting untuk ditambahkan ke kosakata Anda. Jadi, teruslah membaca untuk meningkatkan terminologi kopi Anda sambil terus menikmati rasa kuat dari minuman populer ini.

Peralatan kopi

French Press: French press adalah pembuat kopi yang menyeduh kopi bubuk dan dengan merendamnya dalam air panas dan kemudian mencelupkan campuran untuk mendorong bubuk keluar. Ini menarik lebih banyak rasa dari bubuk biji kopi untuk tingkat tinggi kopi berkualitas.

Grinder: Alat yang menggiling biji kopi sebelum kopi diseduh.

Roaster: Alat yang memanggang biji kopi.Roaster kopi rumahan merupakan hadiah yang bagus untuk pecinta kopi karena mereka bisa mendapatkan roasting yang tepat yang mereka inginkan dari biji mentah.

Coffee Beans

Arabica (Coffee arabica): Biji Arabika sejauh ini merupakan jenis biji kopi paling populer dan tanaman kopi yang menghasilkan sekitar 70% kopi di dunia.Nama Arabica kemungkinan berasal dari popularitas biji kopi di Arab abad ke-7.

Robusta (Coffee caniphora):
Jenis biji kopi terpopuler kedua adalah Robusta. Kopi yang berasal dari tanaman kopi robusta yang tumbuh di sub-Sahara Afrika. Varietas ini lebih murah, menjadikannya pilihan yang sangat terjangkau untuk para roaster.

Liberika (Coffee liberika)
Berasal dari Afrika tengah dan barat – khususnya Liberia, maka namanya – Coffea liberica dihargai karena aroma bunga yang menggugah selera dan profil rasa berasap yang berani. Spesies yang kuat ini sering dicampur dengan varietas lain untuk menambah tubuh dan kompleksitas, tetapi jarang menerima pujian apa pun Tidak pernah terdengar di peradaban Barat sebelum akhir 1800-an, Liberica memperoleh pijakan dengan produsen kopi Asia Tenggara setelah penyakit jamur ("karat kopi") memusnahkan sebagian besar tanaman Arabika di kawasan itu.

Excelsa (Coffee liberica var. Dewevrei)Jenis biji kopi utama keempat disebut Excelsa.Meskipun pernah dianggap sebagai spesies kopi yang terpisah, para ilmuwan baru-baru ini mengklasifikasikannya kembali sebagai varian Liberica.
Biji Excelsa tumbuh hampir seluruhnya di Asia Tenggara, dan bentuknya agak seperti biji Liberica — oval memanjang. Biji ini tumbuh pada tanaman kopi besar setinggi 20 hingga 30 kaki di ketinggian sedang.

Coffee Drinks

Americano: Americano dibuat dengan menambahkan air panas ke dalam segelas espresso untuk membuat minuman khusus. Ini mungkin terlihat sederhana, tetapi memiliki rasa yang kuat.


Cafe Au Lait
: Minuman kopi campuran yang terdiri dari sepertiga espresso atau kopi dan dua pertiga susu berbusa.


Cappuccino: Cappuccino dibuat dari espresso, susu kukus, dan busa susu yang dicampur dalam jumlah yang sama.


Cold Brew: Minuman kopi dingin yang dibuat dengan merendam kopi bubuk kasar dalam air pada suhu kamar selama enam hingga 12 jam untuk menghasilkan kopi yang kuat.
Tanpa kafein: Kopi tanpa kafein adalah kopi yang kandungan kafeinnya telah dihilangkan.


Espresso: Minuman kopi hitam pekat yang dibuat dari pemadatan uap melalui ampas kopi.


Kopi es: Minuman kopi dingin ini biasanya memiliki rasa manis dan dituangkan di atas es.


Macchiato: Kopi campuran yang dibuat dengan segelas espresso dan sedikit susu.


Mocha: Espresso, susu dan coklat dicampur menjadi minuman kopi campuran.

Coffee Slang

A beautiful young woman holding and drinking iced coffee while looking at another drinks on the table

Coffeeholic: Sebuah kata untuk menggambarkan seorang pecinta kopi atau pecandu kopi.

Cup of Joe: Sebuah istilah slang yang mengacu pada secangkir kopi.

Java: Sebuah pulau di Indonesia tempat kopi tumbuh Kata Java sekarang menjadi sinonim untuk secangkir kopi.

Sekarang setelah anda memiliki pengetahuan tentang kopi, mari kita sesumbar kepada teman-teman anda.
kokikan menjual banyak dessert yang cocok dengan kopi. Silakan cek kokikan app!

Hello Neighbors!!

Di jaman sekarang ini masyarakat yang ingin berbelanja bahan masakan sudah dimudahkan dengan adanya supermarket, minimarket dan bahkan dari ecommerce. Tapi itu tidak membuat pasar tradisional kalah saing. Karena berbelanja di pasar tradisional memberikan kepuasan sendiri bagi para pengunjungnya. Di Blog kali ini admin akan membahas beberapa keuntungan dan serunya berlanja di pasar tradisional. Kita mulai yukkk..

Adanya proses tawar menawar

Yang paling membedakan antara belanja di pasar tradisional dan tempat lainnya adalah dalam transaksi adanya proses tawar menawar. Bagi sebagian orang menawar dalam berbelanja adalah sebuah kepuasan dan keberhasilan sendiri menambah serunya belanja di pasar tradisional. Neighbors kalau berbelanja di pasar tradisional tidak usah takut jika ingin menawar, karena menawar itu sudah menjadi hal yang biasa dan menambah serunya berlanja di pasar tradisional. Dan dengan ada interaksi tawar-menawar maka dengan sendirinya neighbors akan menjalin hubungan dengan para penjual di sana.

Harga yang lebih murah

Selain bisa ditawar, harga barang dan bahan masakan di pasar tradisional juga lebih murah dari supermarket dan minimarket. Neighbors sekalian akan jauh lebih berhemat jika berbelanja di pasar tradisional. Selain itu neighbors juga bisa membeli dalam jumlah yang sedikit. Tidak seperti di supermarket, yang bahan makananya sudah dibungkus dalam jumlah tertentu. Di pasar tradisional, neighbors bisa membeli bahan makanan dalam jumlah yang sedikit dan tentu dengan harga yang murah juga.

Pilihan yang lebih banyak

Dan juga pasar tradisional menyediakan hampir semua yang dibutuhkan oleh neighbors sekalian seperti sayur, buah, daging, ikan, rempah-rempah, alat rumah tangga, jajanan pasar yang belum tentu neighbors jumpai jika berbelanja di supermarket dan minimarket. Selain berhemat uang, neighbors juga akan berhemat waktu, karena cukup ke 1 pasar dan udah bisa membeli semua kebutuhan neighbors.

Sayur dan daging yang lebih segar

Bahan makanan yang dijual di pasar tradisional semuanya berasal langsung dari para petani dan peternak, oleh karena itu sayur dan daging yang dijual di pasar pun lebih segar. Pasar tradisional memang tidak menyediakan lemari pendingin untuk menyimpan sayur buah dan daging agar tetap terlihat segar seperti di supermarket. Ini juga akan memudahkan neighbors memilih bahan makanan yang bagus untuk dibeli.

Memajukan produk dalam negeri

Neighbors tahu gak kalau di pasar tradisional itu lebih banyak menjual hasil bumi negeri sendiri, rempah-rempah, sayur, buah dan daging. Jika berbelanja di pasar tradisional maka neighbors ikut memajukan produk dalam negeri. Selain itu, neighbors juga membantu ekonomi para umkm yang berjualan di pasar tradisional.

Itulah beberapa manfaat dan serunya belanja di pasar tradisional. Gimana neighbors? Sangat menarik bukan? Dan jika neighbors sekalian ingin melihat keseruan admin Kokikan berbelanja di pasar, bisa menonton di youtube kami yah. Selain itu neighbors juga bisa melihat keseruan kami yang lainnya di Instagram dan TikTok Kokikan. Semoga blog ini bermafaat bagi neighbors sekalian. Dan sampai jumpa di blog selanjutnya yah neighbors.

Bye Neighbors!!

Hello Neighbors! Sudah makan hari ini? atau sudah menyiapkan makanan untuk berbuka? Bila Neighbors sudah terbiasa masak sendiri, berikut saya bahas menu mudah untuk dimasak di rumah.

pasta yang satu ini merupakan menu mudah yang hanya memerlukan 1 baking pan

Baked Feta Pasta

Menu mudah yang satu ini hanya memerlukan Cherry Tomato, Feta Cheese, Pasta, Italian Seasoning, dan Garam & Lada. Panggang Cherry Tomato, dan Feta Cheese sampai Feta Cheese sedikit kecoklatan, haluskan Tomato dan Cheese dengan garpu, masukan pasta yang sudah direbus, aduk rata dengan italian seasoning, Baked Feta Pasta siap disajikan.

Healthy Organic Pesto Egg Toast for Breakfast with Pepper

Pesto Egg Sandwich

Pesto Egg Sandwich sangat lah mudah dibuat. Hanya dengan menyiapkan roti sourdough yang sudah diolesi cream cheese, telur sunny side up yang dimasak bersama pesto, ditaburi pepper flakes, garam, lada hitam, dan perasa sandwich lezat ini siap disajikan.

menu mudah ini bisa anda kreasikan sesuai selera

Salmon Rice Bowl

Hidangan yang satu ini pernah viral di TikTok. Bagaimana tidak? hanya dengan menyiapkan nasi, daging salmon panggang, mayonnaise, soy sauce, saus sambal, rumput laut, dan alpukat, Neighbors dapat membuat makanan yang nikmat ini. Rasanya tidak beda jauh dengan tipikal makanan Jepang yang umum dimakan.

Tomato Egg Drop Soup

Sup yang satu ini walaupun mengenyangkan ternyata pembuatannya tidak lah sulit. Hanya dengan memasak Tomat hingga lembut, masukan kaldu, air, kecap asin, dan garam & lada, makanan khas Tiongkok ini pun siap disajikan.

Itulah beberapa makanan yang wajib Neighbors coba masak. Untuk membaca lebih banyak Article kunjungi Blog kami dan stay tuned di Social Media Instagram dan Twitter kami. Cheers Neighbors!

PT Delco Jaya
Prime Space - Jl. Arteri Permata Hijau No.34, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Indonesia 12210
Email : hello@kokikan.com